
Ratu Inggris dilaporkan memberi tahu Pangeran Charles, "Gaun memberi satu pedoman jasmaniah dari mana orang bisa menilai kondisi batin. Yang satu bisa mereka lihat, yang lain tidak bisa." Jelas, ia mengatakan apa yang banyak orang tidak mau mendapatkan; bahwa orang menilai kita dengan sistem kita berpakaian. Dalam semua keadaan, bisnis dan sosial, penampilan luar kita mengirim pesan.
Cobalah pergi ke resto yang sibuk ketika makan siang. Lihatlah ke sekeliling Kamu pada apa yang dikenakan orang dan lihat apakah Kamu tak membuat keputusan seputar siapa mereka, lini bisnis mereka, kepribadian mereka, dan kompetensi mereka. Pikirkan bagaimana perasaan Kamu dikala Anda mengenakan baju bisnis yang awam dan bukan pakaian kasual. Pakaian bisnis pilihan Kamu berbincang-bincang tentang perilaku profesional dan kredibilitas Kamu. Penting untuk memahami cara berpakaian untuk bisnis sekiranya Anda ingin mempromosikan diri dan organisasi Anda secara positif,
Cara Anda berpakaian tergantung pada empat elemen: industri tempat Anda bekerja, pekerjaan yang Kamu miliki dalam industri itu, zona geografis tempat Kamu tinggal; dan yang paling penting, apa yang diharapkan klien Kamu.
Pakaian Profesional untuk Pria
Dalam baju pria, mode tidak berubah secara signifikan dari musim ke musim melainkan pakaian bisnis yakni tentang menjadi profesional dan bukan seputar menjadi modis. Ini tentang menghadirkan diri Kamu dengan metode yang membuat klien Anda merasa nyaman dan percaya diri dengan Kamu. Berpakaian untuk sukses masih menjadi undang-undang. Pengusaha profesional wajib mengingat beberapa hal ini ketika menentukan apa yang akan digunakan untuk berprofesi.

Pilih setelan konservatif dengan warna biru tua, hitam atau abu-abu, bagus bergaris-garis atau padat. Kwalitas bahan berbincang-bincang sekeras warna dan bisa membuat perbedaan antara pekerjaan buruk dan ramah tamah.
Kemeja putih atau biru solid dengan lengan panjang menawarkan tampilan yang paling halus. Kian banyak pola dan warna yang Kamu tambahkan, semakin fokus pada baju Kamu, daripada profesionalisme Anda.
Ikatan harus terbuat dari sutra atau kain seperti sutra. Hindari karakter kartun dan pilih yang simpel dan halus seAndainya Kamu berharap meningkatkan kredibilitas Kamu.
Kaus kaki semestinya sepanjang betis atau lebih. Pastikan mereka tak hanya pantas dengan apa yang Anda kenakan, namun juga satu sama lain. PKamungan sekilas dalam cahaya yang bagus sebelum menuju keluar pintu dapat menghemat rasa malu di kemudian hari. Periksa lubang juga jikalau Kamu akan melewati keamanan airport dan melepas sepatu Kamu.
Sepatu tanpa harus konservatif, bersih dan dipoles dengan baik. Sepatu bertali ialah pilihan kecuali slip-on atau sKamul jepit. Jangan berpikir sejenak bahwa orang tidak mengamati sepatu. Banyak orang akan memperhatikan kaki Kamu di depan wajah Anda.
Sabuk wajib layak atau berkoordinasi erat dengan sepatu Anda. Sekali lagi, kwalitas diperhitungkan.
Simpan perhiasan seminimal mungkin. Di masa saat para pria memakai kalung, gelang, dan anting-anting emas, profesional bisnis patut memegang diri pada jam tangan yang konservatif, cincin kawin, dan mungkin cincin kampusnya.
Kebersihan pribadi ialah bagian dari persamaan keberhasilan. Kemenangan yang baru disikat dengan wewangian yang tinggi tiap hari dalam seminggu. Simpan after-shave setelah berjam-jam, namun jangan pernah mencukurnya sendiri.
Sentuhan akhir untuk pebisnis yakni alternatif aksesorisnya: tas kantor, portofolio, dan pena. Ketika datang untuk menyegel kesepakatan, bagian atas setelan jas, dasi sutra dan sepasang sepatu kulit yang bagus dapat kehilangan imbasnya ketika Kamu mengeluarkan pena ballpoint yang Kamu ambil di ruang rapat hotel sehari sebelumnya.
Baju Profesional untuk Wanita
Ketika wanita menjelang daerah kerja pada tahun 1970-an dan 1980-an dalam jumlah yang lebih besar ketimbang sebelumnya dan mulai pindah ke posisi yang secara tradisional dibatasi oleh pria, banyak dari mereka percaya bahwa mereka perlu meniru baju bisnis pria. Kesudahannya ialah para wanita muncul di kantor dengan mengenakan rok atau rok dan jaket yang dikoordinasikan dengan blus yang disesuaikan dengan item aksesori yang sungguh-sungguh mirip dengan dasi pria. Syukurlah hari-hari itu hilang. Sementara wanita bisnis kini dapat mengenakan celana panjang untuk bekerja, dia melaksanakannya karena harapan untuk menonjol profesional dan pada dikala yang sama merasakan fleksibilitas dan kenyamanan yang ditawarkan celana di atas rok. Tujuannya tidak lagi untuk mencerminkan rekan prianya.

Undang-undang keseluruhan yang sama berlaku untuk baju kerja wanita sebagaimana berlaku untuk pria. Baju bisnis bukanlah cerminan dari popularitas mode terupdate. Seorang wanita seharusnya diamati untuk siapa dia dan keterampilan profesionalnya ketimbang untuk apa yang ia kenakan. Baju bisnisnya mesti sesuai untuk industrinya dan posisi atau jabatannya dalam industrinya.
Mulailah dengan setelan rok atau setelan celana untuk penampilan paling konservatif. Setelan rok yakni yang paling profesional. Dengan beberapa pengecualian, gaun tidak menawarkan kredibilitas yang sama selain bila disertai dengan baju penghangat yang serasi.
Rok patut selutut atau sedikit di atas atau di bawah. Hindari yang ekstrem. Sebuah rok lebih dari dua inci di atas lutut mengangkat alis dan pertanyaan.
Celana sepatutnya patah di bagian atas kaki atau sepatu. Sementara celana Capri dan sepupu mode mereka yang datang dalam pelbagai tipe mulai dari pertengahan betis hingga pergelangan kaki adalah popularitas terbaru, mereka tak cocok di lingkungan bisnis yang konservatif.
Blus dan baju penghangat memberikan warna dan tipe pada pakaian wanita, tapi mereka patut lebih menarik daripada mengucapkan. Garis leher dan pinggang yang tak ideal dapat memberikan kesan yang salah.
Wanita perlu mengaplikasikan selang di dunia bisnis. Stoking netral atau berdaging yaitu alternatif terbaik. Jangan pernah pakai selang hitam dengan pakaian atau sepatu berwarna jelas. Simpan sepasang stoking tambahan di laci meja Anda kecuali kios kaus kaki di sebelah atau di ujung jalan dari kantor.
Wajah, bukan kaki, wajib menjadi titik konsentrasi dalam bisnis, jadi pilihlah sepatu yang konservatif. Tumit rendah lebih profesional daripada flat atau sepatu hak tinggi. Terlepas dari mode saat ini dan kemarahan sKamul, sepatu berujung terbuka atau tanpa punggung bukanlah pakaian kantor. SAndal tidak hanya ialah bahaya keselamatan, mereka memberi masukan agenda resmi tertentu.
Dalam hal aksesoris dan perhiasan, lebih sedikit merupakan sekali lagi. Sederhana saja: satu cincin per tangan, satu anting-anting per kuping. Aksesori patut mencerminkan kepribadian Kamu, bukan mengurangi kredibilitas Kamu.
Pakaian bisnis berbeda dari baju akhir pekan dan malam. Berinvestasi dalam lemari pakaian bisnis yang baik yakni investasi masa depan profesional Kamu. Bagi mereka yang berpikir itu bukan apa yang Kamu kenakan melainkan siapa diri Kamu yang mewujudkan kesuksesan, berikan beberapa pemikiran lagi. Keterampilan dan pengalaman bisnis diperhitungkan, namun demikian juga penampilan pribadi dan kesan pertama yang amat penting.